Cari Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 10 September 2011

Pengertian kesling

[ Ilmu Kesling:         

Ilmu yang mempelajari dinamika hubungan interactive antara manusia (masyarakat) dengan segala macam perubahan component lingkungan hidup seperti berbagai species kehidupan, bahan/zat atau kekuatan di sekitar manusia, yang menimbulkan ancaman atau berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat, serta mencari upaya-upaya pencegahanya. By Purdom (1980),Trieff (1981), and Achmadi (1991)

Ilmu Kesehatan Lingkungan :
Ilmu yang mempelajari berbagai masalah kesehatan sebagai akibat dari hubungan interactive antara berbagai bahan, kekuatan, kehidupan, zat; yang memiliki potensi penyebab penyakit yang timbul akibat adanya perubahan-perubahan lingkungan dengan masyarakat serta menerapkan upaya pencegahan terhadap gangguan kesehatan yang ditimbulkannya.

Ü Perubahan-perubahan lingkungan, pada dasarnya dapat terjadi secara alami (letusan gunug berapi, kebakaran hutan, gempa/tsunami, banjir dsb); serta oleh karena aktivitas manusia (pembangunan waduk, pendirian industri, pembakaran hutan, kenderaan bermotor, pertanian/per-kebunan serta perluasan permukiman besar-besaran dsb).
Ü Berbagai komponen lingkungan dapat merupakan faktor risiko timbulnya penyakit/gangguan kesehatan pada masyarakat; yaitu komponen lingkungan yang memiliki bahan toksik, agent penyebab penyakit :
a. Gol. Fisik           : Kebisingan, radiasi, suhu, kelembaban,                                      pencahayaan dsb.
b. Gol. Kimia         : pestisida pd pertanian, asap rokok/                                  pabrik, kandungan limbah, kenderaan                        bermotor, limbah cair industri/domestik,                           zat adiktif dsb.
c.Gol. Biologi         : spora, jamur, bakteri, virus cacing dsb.
d. Gol.Psikososial  : Hubugan tetangga, bawahan/atasan,
                               pesaing. dsb.
Ü  Komponen tersebut akan berinteraksi dengan manusia melalui media/wahana lingkungan (vehicle) : udara, air, tanah, makanan, vektor penyakit dan manusia.
.
Ü Paradigma kesehatan lingkungan tersebut didasari oleh Teori Simpul (Achmadi UF.1991):
 


SUMBER/                 WAHANA/                MANUSIA            DAMPAK KES
EMISI                       AMBIENT
Ü Ahli kesmas/epidemiolog/sanitarian/PSIKM,seyogyanya memiliki pemahaman yg memadai/adequate ttg dinamika perubahan2 lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan masy; mulai dari simpul A s/d simpul D. yg pd akhirnya dpt menjadi simpul2 pengamatan, pengukuran dan pengendalian lingkungan.
Ü Simpul A: Pengamatan, pengukuran dan pengendalian bahan polutan/toksik (agent) pada sumbernya:
Cth :  - Pencemaran udara : kenderaan bermotor, industry
                   - Pencemarab air : rumah tangga, industry
                   - Sumber pada manusia (penyakit menular) : DHF,
                     malaria
Ü Simpul B: Pengamatan, pengukuran dan pengendalian bila bahan polutan/toksik (agent) sudah berada disekitar manusia:
Cth :  - Pengukuran konsentrasi bahan polutan atau bahan 
            pencemar udara dijalan-jalan raya, pada lingkungan
            perumahan dan permukiman
                   - Kadar residu pestisida pada sayuran dan buah
                   - Bakteri E. Coli pada air bersih/minum
Ü Simpul C: Pengamatan, pengukuran dan pengendalian bila bahan polutan/toksik (agent penyakit) yang sudah berada pada tubuh manusia atau terpapar:
Cth :  - Pengukuran kadar Pb dalam darah
                   - Kadar merkuri dalam rambut
                   - Kadar COHb (carboxy haemoglobin) dalam darah
                   - Plasmodium spp dalam darah à Malaria; dsb


Ü Simpul D: Pengamatan, pengukuran dan pengendalian bila sudah berdampak pada kesehatan manusia:
Cth :  - Perhitungan prevalensi dan insidensi rate
            kasus/kejadian penyakit DBD, Malaria dsb
                   - Prevalensi penyakit kanker paru à rokok
                   - Insidensi keracunan makanan; dsb

Jadi, Paradigma kesehatan lingkungan;
*  Menggambarkan hubungan interaktif antara komponen lingkungan dengan dinamika perilaku masy
*  Sebagai dasar bagi suatu analisis kejadian sehat/sakit dalam suatu kawasan, waktu tertentu;
*  Dimana; model hubungannya adalah Berbagai variables dalam masy/penduduk di cross dengan outcome/dampak penyakit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar